Rencana Asuhan Keperawatan (Intervensi ) SDKI, SIKI, SLKI dengan diagnosa Ansietas/cemas, Standar Intervensi Keperawatan Indonesia
Rencana
asuhan keperawatan atau intervensi Ansietas adalah
rencana seorang perawat atas tindakan yang akan dilakukan kepada pasien dengan keadaan
ansietas atau cemas.
Ansietas berhubungan dengan kurang terpapar
informasi
Diagnosa keperawatan
Ansietas
berhubungan dengan :
- Krisis situasional
- Kebutuhan tidak terpenuhi
- Krisis maturasional
- Ancaman terhadap konsep diri
- Ancaman terhadap kematian
- Kekhawatiran mengalami kegagalan
- Disfungsi sistem keluarga
- Hubungan orang tua anak tidak memuaskan
- Faktor keturunan
- Penyalahgunaan zat
- Terpapar bahaya lingkungan
- Kurang terapapar informasi
DS (Data subjektif)
Pasien mengatakan
- Merasa bingung
- Merasa khawatir dengan akibat kondisi yang dihadapi
- Sulit berkonsentrasi
Data minor :
- Mengeluh pusing
- Anoreksia
- Palpitasi
- Merasa tidak berdaya
DO (Data Objektif)
Data Mayor
- Tampak gelisah
- Tampak tegang
- Sulit tidur
Data minor :
- Frekuensi napas meningkat
- Frekuensi nadi meningkat
- Tekanan darah meningkat
- Diaforesis
- Tremor
- Muka tampak pucat
- Suara bergetar
- Kontak mata buruk
- Sering berkemih
- Berorientasi pada masa lalu
Tujuan dan Kriteria hasil
Tujuan : Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama ...... jam
maka tingkat ansietas menurun, dengan
kriteria hasil :
Menurunnya
- Verbalisasi kebingunan
- Verbalisasi kekhawatiran akibat kondisi yang dihadapi
- Perilaku gelisah
- Perilaku tegang
- Keluhan pusing
- Anoreksia
- Palpitasi
- Diaforesis
- Tremor
- Pucat
Membaikanya
- Konsentrasi
- Pola tidur
- Frekuensi pernafasan
- Tekanan darah
- Frekuensi nadi
- Kontak mata
- Pola berkemih
- Orientasi
Intervensi Keperawatan Ansietas
Reduksi Ansietas
Observasi
1. Identifikasi saat tingkat ansietas berubah
2. Identifikasi keampuan mengambil keputusan
3. Monitor tanda ansietas (verbal, dan non verbal)
Terapeutik
4. Ciptakan suasana terapeutik untuk menumbuhkan kepercayaan
5. Temani pasien untuk mengurangi kecemasan, jika memungkinkan.
6. Pahami situasi yang membuat ansietas
7. Dengarkan dengan penuh perhatian
8. Gunakan pendekatan yang tenang dan meyakinkan
9. Tempatkan barang pribadi yang memberikan kenyamanan
10. Motivasi mengidentifikasi situasi yang memicu kecemasan
11. Diskusikan perencanaan relistis tentamng peristiwa yang akan datang
Edukasi
12. Jelaskan prosedur dan sensasi yang mungkin dialami
13. Informasikan secara faktual mengenai diagnosis, pengobatan dan
prognosis.
14. Anjurkan keluarga tetap bersama pasien (k/p)
15. Anjurkan mengungkapkan perasaan dan persepsi
16. Latih penggunaan mekanisme pertahanan diri yang tepat
17. Latih teknik relaksasi
Kolaborasi
18. Kolaborasi pemberian obat anti ansietas, jika perlu
Terima kasih telah membaca rencana asuhan keperawatan indonesia
(intervensi) dengan diagnosa Ansietas, semoga bermanfaat dan dapat
diimplementasikan kepasien.

Komentar
Posting Komentar